Pages - Menu

Sabtu, 15 September 2012

Faktor-faktor Perkembangan dan Pertumbuhan


A. Faktor Luar
1.
Air dan Mineral Þ berpengaruh pada pertumbuhan tajuk 2 akar. Diferensiasi salah satu unsur hara atau lebih akan menghambat atau menyebabkan pertumbuhan tak normal.
2.
Kelembaban.
3.
Suhu Þ di antaranya mempengaruhi kerja enzim. Suhu ideal yang diperlukan untuk pertumbuhan yang paling baik adalah suhu optimum, yang berbeda untuk tiap jenis tumbuhan.
4.
Cahaya Þ mempengaruhi fotosintesis. Secara umum merupakan faktor penghambat.
Etiolasi
 adalah pertumbuhan yang sangat cepat di tempat yang gelap
Fotoperiodisme
 adalah respon tumbuhan terhadap intensitas cahaya dan panjang penyinaran.
B. Faktor Dalam
1.
Faktor hereditas.
2.
Hormon.
a.
Auksin
adalah senyawa asam indol asetat (IAA) yang dihasilkan di ujung meristem apikal (ujung akar dan batang). F.W. Went (1928) pertama kali menemukan auksin pada ujung koleoptil kecambah gandum Avena sativa.
- membantu perkecambahan
- dominasi apikal
b.
Giberelin 
Senyawa ini dihasilkan oleh jamur
 Giberella fujikuroi atau Fusarium moniliformae, ditemukan oleh F. Kurusawa. 
Fungsi giberelin :
- pemanjangan tumbuhan
- berperan dalam partenokarpi
c.
Sitokinin
Pertama kali ditemukan pada tembakau. Hormon ini merangsang pembelahan sel.
d.
Gas etilen
Banyak ditemukan pada buah yang sudah tua
e.
Asam absiat
f.
Florigen
g.
Kalin
Hormon pertumbuhan organ, terdiri dari :
- Rhizokalin
-
 Kaulokali
-
 Filokalin
-
 Antokalin
h.
Asam traumalin atau kambium luka
Merangsang pembelahan sel di daerah luka sebagai mekanisme untuk menutupi luka
 

Sabtu, 08 September 2012


Membuat Dokumen Baru

Apabila kita baru memulai mengoperasikan Microsoft Word, biasanya akan langsung ditampilkan document kosong yang siap untuk ditulisi. Namun jika komputer tidak secara otomatis langsung menyediakan document kosong tersebut, maka kita bisa menggunakan cara berikut :
1. Pada menu kita pilih
 File, lalu pilih New, lalu pilih lalu pilih Blank Document
2. Double Click pada
 Blank Document
3. Documen siap digunakan

Atau kita bisa klik tombol
 Blank Dokumen yang ada pada standard toolbar 









Kita juga bisa menggunakan tombol Ctrl + N


2. Membuka file yang sudah tersimpan

1. Klik menu File dan pilih tombol Open, maka akan tampil kotak dialog open
2. Pilih file yang akan dibuka dengan menentukan letak foldernya terlebih dahulu
3. klik pada nama file
4. klik tombol Open, maka file akan dibuka oleh microsoft word

Atau kita juga bisa menggunakan icon pada toolbar. Klik pada icon Open 
Dan kita juga bisa menggunakan Ctrl + O


Menyimpan Dokumen

Segera setelah melakukan pengetikan dokumen dilakukan penyimpanan, hal ini dilakukan untuk menghindari kehilangan dokumen. Lakukan penyimpanan sesering mungkin untuk kehilangan file akibat komputer mati mendadak.

1. Pada jendela microsoft Word, pilih menu
 File, klik tombol Save
2. Pada layar akan muncul kotak dialog
 Save File. Ketikkan nama file lalu klik Save

Kita juga bisa menggunakan tombol save yang ada dalam toolbar 

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEinIZlnIsGaqwrqqCX1WsV8Z-4rLekYySp7lqVsMdmbQjCgK9SN2OTUF4AQ_hF6aO3sG49MD3ZpS6AOTnf04khtvAKjX4TgmDOUffeRVJLypPhxNVpyR1EckkkX-KotINoHcv2Y3wcLp8AD/s320/yuty.bmp
4. Menutup File Dokumen
1.
Pada jendela Microsoft Word, pilih menu File, klik tombol Close. Maka Microsoft Word akan menutup file dokumen yang aktif.
2. 
Atau bisa dilakukan dengan menekan tombol close pada baris menu


Mengakhiri/Menutup jendela Microsoft Word
Sebelum mengakhiri Microsoft Word pastikan bahwa file Anda telah tersimpan dengan benar.
1. 
Pada jendela Microsoft Word, pilih menu File, klik tombol Exit. Maka jendela Microsoft Word akan tertutup.
2. 
Selain dengan menggunakan menu File, untuk menutup jendela Microsoft Word kita juga bisa mengklik tombol X yang terletak pada pokok kanan atas jendela Microsoft Word